Berangkat dari riset MIT soal "cognitive debt"

Bukan apa,
tapi bagaimana.

Masa depan milik yang menguasai AI. Program intensif untuk remaja 14–17: membuat karya nyata dengan AI sambil tetap memegang kendali cara berpikirnya.

Remaja menyusun idenya di kertas sebelum memakai AI
LiveTatap muka, terbimbing
14–17 thnBatch 6–8 anak
Brain-firstAI penguat, bukan pengganti
Oral DefenseBukti karya anak sendiri
Temuan riset MIT

Makin instan pakai AI,
otak makin "berhutang".

Studi MIT Media Lab menemukan pengguna yang menyerahkan proses berpikirnya ke AI mengalami cognitive debt: keterlibatan otak menurun dan rasa kepemilikan ide melemah. Kursus AI instan memperparahnya. Bagaimana melatih kebalikannya: anak yang menguasai AI dan tetap berpikir sendiri.

Sumber: MIT Media Lab — Your Brain on ChatGPT

Kursus AI instan

  • Hasilnya output AI, anak cuma menyalin prompt
  • Selesai 1–2 hari, tidak ada waktu mengendap
  • Tidak ada bukti anak benar-benar paham

Bagaimana

  • Pemikiran orisinal dulu, AI dipakai sebagai penguat
  • Ada jeda untuk berpikir mengendap antar sesi
  • Ditutup oral defense: anak menjelaskan karyanya tanpa layar
Metode

Lima tahap yang membentuk cara berpikir.

Tiap tahap membawa anak satu langkah lebih jauh: dari memahami AI sampai mampu berdiri di depan karyanya sendiri.

01

Mulai dari kepala sendiri

Anak menghasilkan pemikiran orisinal lebih dulu, sebelum menyentuh AI.

02

AI sebagai penguat

Membangun karya nyata dengan AI, sambil tetap memegang kendali ide.

03

Diuji lewat defense

Mempertahankan karyanya secara lisan. Bukti pemahaman yang asli.

Rincian kurikulum dibahas saat onboarding peserta.

Inti pembeda

Anak menjelaskan karyanya, tanpa membaca layar.

Di tahap akhir, tiap anak menghadapi oral defense: menjawab "bagaimana ini bekerja" dan "bagaimana kalau diubah", tanpa membaca layar. Artefak bagus yang gagal di-defense bernilai lebih rendah daripada karya sederhana yang dipahami penuh. Inilah yang membuktikan karya anak, bukan karya AI.

Anak mempresentasikan dan mempertahankan karyanya
Untuk Orang Tua

Bukti perubahan yang bisa Anda lihat.

Tiga pertanyaan yang sama ditanyakan di sesi pertama dan terakhir. Perubahan cara berpikir anak bisa Anda lihat sendiri.

Bukti Sebelum & Sesudah

Tiga pertanyaan inti yang sama ditanyakan di awal dan akhir program. Cara berpikir anak yang berkembang terlihat hitam di atas putih.

Capstone Nyata

Anak membangun produk berbantuan AI untuk masalah yang ia pilih sendiri, lengkap dengan log keputusan.

Oral Defense + Sertifikat

Showcase ke audiens (orang tua diundang) dan defense lisan sebagai bukti pemahaman, ditutup sertifikat.

Anak tidak perlu belajar AI agar jadi engineer di usia 13. Anak perlu belajar AI agar tetap menjadi pemikir di dunia yang dipenuhi mesin yang berpikir untuknya.
Pengajar

Diajar langsung oleh foundernya.

Saat ini tiap batch dipegang langsung oleh pendiri Bagaimana, supaya standar brain-first dan oral defense terjaga sejak kelas pertama.

Yopie SuryadiYS

Yopie Suryadi

Founder & CEO Mailtarget · Founder Bagaimana

Memimpin perusahaan infrastruktur email dan membangun produk dengan AI setiap hari, dari ide sampai jadi. Yang diajarkan ke anak adalah cara berpikir yang dipakai praktisi: mulai dari kepala sendiri, pakai AI sebagai penguat, dan selalu bisa mempertanggungjawabkan hasilnya.

Batch 1 · kursi terbatas 6–8 anak

Amankan kursi anak Anda.

Batch pertama dibuka dalam jumlah kecil agar tiap anak dapat perhatian penuh sampai ke oral defense. Daftar sekarang, tim kami menghubungi untuk jadwal & detail.

Tanya / Daftar